NERACA PEMBAYARAN DAN SISTEM PERDAGANGAN DALAM DAN LUAR NEGERI
Perdagangan internasional adalah perdagangan yang
dilakukan oleh penduduk suatu negara dengan penduduk negara lain atas dasar
kesepakatan bersama.
Pengaruh perdagangan internasional terasa pada harga,
pendapatan nasional, dan tingkat kesempatan kerja negara-negara yang terlibat
dalam perdagangan internasional tersebut. Ekspor akan meningkatkan permintaan
masyarakat, yaitu jumlah barang dan jasa yang diinginkan masyarakat di dalam
negeri. Sebaliknya, impor akan menurunkan permintaan masyarakat di dalam
negeri. Permintaan masyarakat akan memengaruhi kesempatan kerja dan pendapatan
nasional, dan di antara lain akan tergantung pada besarnya ekspor neto, yaitu
selisih antara ekspor dan impor. Bila ekspor neto positif, berarti ekspor lebih
besar daripada impor, kesempatan kerja dan pendapatan nasional cenderung akan
naik. Besarnya ekspor neto sangat ditentukan oleh nilai kurs mata uang negara
yang bersangkutan.
Berikut beberapa
sistem perdagangan luar negeri :
EROPA
Eropa secara geologis dan geografis adalah sebuah
semenanjung atau anak benua (jazirah). Pemisahannya sebagai benua lebih
dikarenakan oleh perbedaan budaya. Batasnya di utara adalah Samudera Arktik, di
barat adalah Samudera Atlantik, dan di selatan dibatasi oleh Laut Tengah. Batas
timurnya masih belum jelas karena pemisahan benua ini sendiri diawali oleh
faktor kebudayaan. Batas yang sering dipakai sebagai batas benua Eropa dan
Asia adalah Pegunungan Ural dan Laut Kaspia.
JERMAN
Jerman tergolong negara industri paling berprestasi dan paling
maju perkembangannya, dan merupakan perekonomian nasional terbesar keempat di
dunia setelah Amerika Serikat, Jepang dan Cina. Dengan jumlah penduduk yang
mencapai 82 juta jiwa, Jerman merupakan pula pasaran terbesar di dalam Uni
Eropa (UE). Perekonomian nasional Jerman terpusatkan pada barang dan jasa yang
diproduksi oleh industri. Terutama hasil produksi industri konstruksi mesin dan
industri otomotif serta produk-produk kimia dari Jerman dihargai baik di dunia
internasional. Kurang lebih setiap Ero keempat diperoleh dalam sektor ekspor –
dan lebih dari setiap tempat kerja kelima tergantung secara langsung atau tidak
langsung dari perdagangan luar negeri. Dengan volume ekspor sebesar 1.121
miliar dolar AS pada tahun 2009, sebanding dengan sepertiga dari penghasilan
nasional bruto, Jerman adalah negara pengekspor barang terbesar kedua di dunia
sesudah Cina (1.202 miliar dolar AS), setelah dari tahun 2003 hingga 2008 enam
kali berturut-turut Jerman mendapat sebutan “juara dunia ekspor”. Andil Jerman
dalam seluruh perdagangan global mencapai sekitar sembilan persen.
Karena orientasi Jerman yang tinggi kepada ekspor,
keterpautannya dengan perekonomian dunia sangat erat, – hal yang membedakannya
dengan kebanyakan negara lain – dan Jerman pun berkepentingan akan pasaran
terbuka. Mitra-mitra perdagangan terpenting ialah Perancis, Belanda, Amerika
Serikat dan Inggris. Pada tahun 2009 diekspor barang senilai 82 miliar Ero ke
Perancis, senilai 54 miliar Ero ke AS dan ke Belanda, dan senilai 53 miliar Ero
ke Inggris. Setelah Uni Eropa diperluas ke arah timur (2004 dan 2007), di
samping perdagangan dengan negara anggota UE “lama”, dapat dicatat peningkatan
dalam volume perdagangan dengan negara-negara anggota UE di Eropa Timur.
Sepuluh persen lebih dari ekspor total dilakukan ke negara-negara tersebut.
Ekspor Jerman ke negara Uni Eropa mencapai 63 persen dari volume ekspor
seluruhnya.
Yang meningkat terus artinya juga ialah hubungan dagang dan
ekonomi dengan negara-negara Asia. Sementara ini Asia telah menjadi pasaran
terpenting kedua untuk penjualan barang produksi Jerman. Pada tahun 2009, 14
persen dari ekspor Jerman ditujukan ke kawasan tersebut. Dalam hubungan dagang
itu Cina adalah partner terpenting. Di samping itu sejak tahun 1999 Jerman juga
berperan sebagai investor Eropa terbesar bagi Cina. Sekitar 2.500 perusahaan
Jerman berkegiatan di negara itu sebagai investor.
Grafik Neraca Perdagangan Jerman
Arus Modal
Transaksi Berjalan
Transaksi Berjalan dibandingkan dengan PDB
Ekspor
Impor
ITALIA
Italia memiliki berbagai macam industri dengan pendapatan per
kapita secara kasar dapat disamakan dengan Perancis dan Inggris. Sementara
itu Negara ini, Italia terkenal sebagai negara Fashion dan salah satu penopang
perekonomian Italia. Berbagai merek yang menjadi trend setter bagi masyarakat
mode dunia dan pameran rancangan pakainan yang selalu saja menjadi daya
tarik masyarakat untuk menyaksikannya dan berbagai macam pernak-pernik
kehidupannya.
Menurut statistik IMF tahun 2010 distribusi sektoral PDB pada
tahun 2010 didominasi oleh sektor jasa sebesar 73,3%; diikuti oleh industri
sebesar 24,9%; dan pertanian sebesar 1,8%. Negara ini menjadi eksportir
terbesar ke-7 di dunia pada tahun 2009. Pertalian dagang terdekat Italia adalah
dengan negara-negara lain di Uni Eropa, yang menyumbangkan kira-kira 59%
keseluruhan perdagangannya. Mitra-mitra dagang Uni Eropa terbesar, dalam hal
proporsi pasar, adalah Jerman (12,9%), Perancis (11,4%), dan Spanyol (7,4%).
Pamungkas, pariwisata adalah salah satu sektor yang menguntungkan dan tercepat
tumbuh bagi ekonomi nasional: dengan 43,6 juta wisatawan internasional
yang tiba dan penerimaan total ditaksir sebesar $38,8 juta pada tahun
2010, Italia adalah negara tersering dikunjungi ke-5 dan peraih pariwisata
tertinggi di dunia.
Meskipun terdapat capaian-capaian penting ini, ekonomi Italia
kini menderita banyak masalah. Setelah pertumbuhan PDB yang kuat pada kisaran
5–6% per tahun sejak dasawarsa 1950-an sampai awal dasawarsa 1970-an, dan
perlambatan progresif pada dasawarsa 1980-an dan 1990-an, kinerja pertumbuhan
tahunan rata-rata pada dasawarsa terbaru adalah cukup buruk pada angka 1,23%
dibandingkan dengan rata-rata laju pertumbuhan tahunan Uni Eropa sebesar 2,28%.
Kemandekan pertumbuhan ekonomi, dan upaya-upaya politik untuk membangkitkannya
kembali dengan belanja pemerintah besar-besaran sejak dasawarsa 1980-an ke
depan, sebenarnya justru menggelembungkan utang publik yang cukup parah.
Menurut badan statistik Uni Eropa, Eurostat, utang publik Italia berada pada
angka 116% dari PDB pada tahun 2010, menempati peringkat rasio utang terbesar
ke-2 setelah Yunani (sebesar 126,8%).
Data PDB Italia
Grafik PDB Italia
Impor dan Ekspor Italia
Perdagangan internasional Italia dengan dunia pada Bulan
Desember 2009 tercatat bernilai US$65,2 miliar atau menurun 17,1% dibandingkan
dengan tahun 2008. Penurunan ini masih merupakan imbas kiris ekonomi yang
melanda Eropa dan khususnya Italia selama tahun 2009. Meskipun demikian nilai
perdagangan Italia selama tahun 2009 masih lebih tinggi daripada tahun 2008
dimana nilai perdagangan Italia selama tahun 2009 tercatat bernilai US$1,06
triliun atau lebih tinggi 8,8% dibandingkan perdagangan pada tahun 2008 yang
bernilai US$969,8 miliar. Perdagangan migas dan non-migas juga mengalami
pertumbuhan masing2 28,7% dan 7,1%
Perdagangan internasional Italia selama tahun 2009 mengalami
peningkatan dan penurunan dimana nilai transaksi pada Bulan Desember hampir
serupa dengan Bulan Agustus 2009. Sejak Januari 2009 perdagangan
mengalami fluktuasi dimana pada awal tahun perdagangan mengalami peningkatan
kemudian menurun pada Bulan Agustus dan November. Grafik diatas menggambarkan
perkembangan bulanan perdagangan Italia dengan dunia selama tahun 2009.
Nilai ekspor pada Bulan Desember 2009 tercatat bernilai
US$34,1 miliar dengan penurunan sebesar 12,9% dibandingkan dengan tahun 2008
yang sebesar US$39,2 miliar. Ekspor non-migas mengalami penurunan sebesar 11,1%
dan migas 48,7% walaupun sektor non-migas masih mendominasi ekspor secara
total. Selama tahun 2009 nilai ekspor mencapai US$534,6 miliar atau meningkat
sebesar 9,5%, sementara ekspor migas meningkat sebesar 29,2% dan non-migas
meningkat sebesar 8,7%.
Sementara itu nilai impor Italia tercatat sebesar US$31,1
miliar dengan pertumbuhan sebesar 21,3% (yoy) dari US$39,6 miliar pada Bulan
Desember 2008. Nilai impor non-migas tercatat sebesar US$27,8 miliar atau
meningkat 16,6% dan migas sebesar US$3,3 miliar atau meningkat 46,3%. Nilai
impor selama tahun 2008 bernilai US$520,9 miliar atau lebih tinggi 8,2%
dibandingkan tahun 2008 yang bernilai US$481,4 miliar.
Neraca perdagangan Italia selama tahun 2009 mengalami
peningkatan yang sangat tinggi dibandingkan dengan tahun 2008. Surplus
perdagangan pada tahun 2009 bernilai US$13,7 miiar atau meningkat sebesar 94,3%
dibandingkan dengan US$7,03 miliar pada tahun 2008. Sementara pada Bulan
Desember 2009 Italia mengalami surplus US$2,97 miliar dengan kinerja yang lebih
baik dibandingkan tahun 2008 yang mengalami defisit sebesar US$395,3 juta.
Data Perdagangan Italia
Grafik Neraca Perdagangan Italia 2008-2014
Grafik Impor Perdagangan Italia 2008-2014
Grafik Ekspor Perdagangan Italia 2008-2014
Grafik Ekspor Perdagangan Italia 2008-2014
Arus Modal Italia 2008-2014
AMERIKA
MEKSIKO
Sejak 1980-an Meksiko mereformasi kebijakan ekonomi dengan
mengimplementasikan “Konsensus Washington” sebagai cetakbiru. Konsensus
Washington merupakan merupakan “kesepakatan” yang dicapai IMF (International
Monetary Fund), Bank Dunia (World Bank), dan Departemen Keuangan AS (US
Treasury Department) pada akhir tahun 1990-an tentang paket kebijakan ekonomi
yang dianggap tepat untuk mengatasi masalah-masalah pertumbuhan dan pembangunan
berbagai negara berkembang. Sebagai konsekunsi dari kebijakan tersebut,
sistem ekonomi Meksiko mengarah pada liberalisasi perdagangan dan privatisasi
besar-besaran, kecuali beberapa sektor strategis seperti energi dan bahan bakar
minyak. Dengan sistem ekonomi yang menggantungkan sepenuhnya pada supply
and demand, pemerintah Meksiko pun memberi insentif bagi investor asing yang
menanamkan dana bagi industri yang memberi dampak signifikan secara ekonomi.
Hanya 11% dari luas daratan Meksiko ditanami, yang kurang dari
3% adalah irigasi. Menghasilkan pendapatan atas tanaman termasuk jagung, tomat,
tebu, kacang kering, dan alpukat. Meksiko juga menghasilkan pendapatan yang
signifikan dari produksi daging sapi, unggas, daging babi, dan produk susu.
Secara total, pertanian menyumbang 4,3% dari PDB pada 2009 dan 3% dari PDB pada
tahun 2008, dan pekerjaan pertanian menyumbang sekitar 15% dari total lapangan
kerja.
Amrika dan Meksiko adalah mitra dagang yang sangat dekat.
Masalah-masalah perdagangan diselesaikan umumnya melalui negosiasi langsung
antara dua negara atau ditangani melalui Organisasi Perdagangan Dunia (WTO)
atau Amerika Utara Perjanjian Perdagangan Bebas (NAFTA) prosedur penyelesaian
sengketa formal. Daerah yang paling signifikan dari gesekan melibatkan produk
pertanian serta lintas batas truk. Meksiko adalah anggota aktif dan konstruktif
dari Organisasi Perdagangan Dunia, G-20, dan Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi
dan Pembangunan. Pemerintah Meksiko dan banyak bisnis mendukung Kawasan
Perdagangan Bebas Amerika.
Data PBD 2008-2014 Meksiko
Grafik PDB 2008-2014 Meksiko
Ekspor dan Impor Perdagangan Meksiko
Dari sepuluh sektor industri strategis yang menjadi prioritas,
pemerintah Meksiko menempatkan indutri kreatif pada posisi penting setelah
dirgantara, pertanian, pangan, dan otomotif. Berkat kesungguhannya penggarap
sektor ekonomi kreatif, terhitung sejak tahun 2004, Meksiko sukses menempatkan
diri pada urutan kelima negara-negara berkembang pengekspor produk kreatif
dengan total nilai ekspor USD 5,17 miliar. Film, produksi program televisi, dan
pengembangan multimedia adalah sektor-sketor unggulan industri kreatif Meksiko.
Dengan dukungan pemeriintah industri film dalam berkembang pesat dengan angka
produksi tak kurang dari 117 film pada tahun sepanjang tahun 2011 dengan
serapan tenaga kerja mencapai 30.000 orang. Selain film produksi nasional,
menurut lembaga film Meksiko, setiap tahunnya negara tersebut menajdi lokasi
syuting sekitar 10 produksi film asing yang masing-masing membelanjakan uang
sekitar 8 hingga 10 juta USD. Dengan dijadikannya lokasi syuting keuntungan yang
diraup pemerintag sekitar 120-130 juta USD per tahun. Lokasi favorit pembuatan
film di Meksiko adalah Mexico City.
Meksiko - impor: 223,700 impor/dunia=2.18%. impor/GDP=
22.37.
Meksiko - Ekspor: 213,700 Ekspor/dunia=2.07%.
(Ekspor+impor)/GDP= 40.96%.
Meksiko - Ekspor: 213,700 Ekspor/dunia=2.07%.
(Ekspor+impor)/GDP= 40.96%.
Meksiko Perjanjian: Bank Pembangunan Inter-Amerika (IADB), CEPAL / ECLAC, ALADI, OEA, Komunitas Andes (berhubungan), NAFTA (Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko) (NAFTA), SICA (berhubungan), Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (AEPC), Perserikatan Bangsa-Bangsa, Konferensi PBB mengenai Perdagangan dan Pembangunan, Bank Dunia.
Amerika Latin
Data Perdagangan Meksiko
Grafik Neraca Perdagangan Meksiko 2008-2014
Grafik Impor Perdagangan Meksiko 2008-2014
Grafik Ekspor Perdagangan Meksiko 2008-2014
BRAZIL
Proses industrialisasi pada tahun 1950-1970 mengutamakan
perluasan sektor industri otomotif, petrokimia dan baja maupun inisiasi dan
penyelesaian proyek-proyek prasarana besar. Pada masa setelah Perang Dunia II,
angka pertumbuhan Produk Nasional Bruto (GNP) untuk Brazil adalah diantara yang
tertinggi di dunia sebesar 7,4% sampai tahun 1974.
Proses industrialisasi pada tahun 1950-1970 mengutamakan
perluasan sektor industri otomotif, petrokimia dan baja maupun inisiasi dan
penyelesaian proyek-proyek prasarana besar. Pada masa setelah Perang Dunia II,
angka pertumbuhan Produk Nasional Bruto (GNP) untuk Brazil adalah diantara yang
tertinggi di dunia sebesar 7,4% sampai tahun 1974.
Selama tahun 1970, Brazil seperti banyak negara lainnya di
Amerika Latin, mendapat bantuan dari bank-bank Amerika Serikat, Eropa dan
Jepang. Aliran modal tersebut masuk ke investasi infrastruktur dan badan-badan
negara bagian yang dibentuk di area-area yang tidak menarik bagi investor
swasta. Hasil dari pemasukan modal sangat impresif.
Produk Domestik Bruto (PDB) meningkat menjadi 8,5% per tahun,
dari 1970-1980, berlawanan dengan dampak krisis minyak dunia 1970. Pendapatan
per kapita meningkat 4 kali lipat selama dekade tersebut sampai tingkat
US$2.200 pada tahun 1980.
Pada tahun 1998 kenaikan harga adalah terendah pada empat
dekade, sekitar 2%, lebih rendah dari 2,1 % di tahun 1993 sebelum peluncuran
rencana tersebut. Pada periode 1996-2000, pertumbuhan GDP kumulatif adalah 15%,
ratarata4% pertahun, sementara pertumbuhan rata-rata per kapita adalah 2,6%.
Kenaikan produktivitas industri yang mempunyai rata-rata 7% setahun pada tahun
1990-an, sangat penting untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan di masa
depan. Karena implementasi Real Plan tersebut, aliran masuk investasi langsung
melonjak 15 kali lipat, dari US$2,2 milyar pada tahun 1994 mencapai lebih dari
US$33,5milyar pada tahun2000. Dengan GDP sebesar US$600 milyar pada tahun 2000,
perekonomian Brasil nampak dinamis dan beragam. Antara tahun 1992-2002 nilai
ekspor Brasil meningkat dari US$35,7 milyar menjadi US$60,4 milyar. Lebih dari
70% hasil ekspor merupakan produk industri manufaktur. Uni Eropa menyerap 25,8%
dari ekspor Brasil, Amerika Serikat 17,9%, Pasar Bersama Amerika Latin
(MERCOSUL) 5,5%, Asia menyerap 14,5%, Amerika Latin (non-MERCOSUL) 17,6% dan
sisanya didistribusikan keberagam pasar yang lebih kecil.
Ekonomi Brazil adalah dunia terbesar ketujuh dengan
nominal PDB . Brasil memiliki
cukup pasar bebas dan ekonomi yang berorientasi ke dalam. Ekonominya
merupakan yang terbesar di Amerika Latinnegara dan kedua terbesar di
belahan bumi barat. Brazil adalah salah satu yang tumbuh paling
cepatekonomi utama di dunia dengan rata-rata pertumbuhan PDB tahunan lebih dari
5 persen. Dalam real Brasil , PDB diperkirakan R $ 4403000000000 pada
tahun 2013. Perekonomian Brasil telah diprediksi menjadi salah satu dari lima
negara terbesar di dunia dalam beberapa dekade ke depan. Brazil adalah anggota
dari organisasi ekonomi yang beragam,
seperti Mercosur , Unasul , G8
+5 , G20 , WTO , dan Kelompok Cairns .
Perdagangan nomor mitra dalam ratusan, dengan 60 persen dari ekspor sebagian
besar darimanufaktur atau setengah jadi . barang mitra dagang
utama Brasil di tahun 2008 adalah: Mercosul danAmerika
Latin (25,9 persen dari perdagangan), Uni Eropa (23,4
persen), Asia ( 18,9 persen), yangAmerika Serikat (14,0 persen),
dan lain-lain (17,8 persen).
Menurut World Economic Forum, Brasil adalah negara teratas
dalam evolusi ke atas daya saing pada tahun 2009, memperoleh delapan posisi di
antara negara-negara lain, mengatasi Rusia untuk pertama kalinya, dan sebagian
menutup kesenjangan daya saing dengan India dan China di antara BRIC ekonomi.
Sistem ekonomi liberal kapitalis adalah sitem ekonomi yang
aset-aset produktif dan faktor-faktor produksinya sebagian besar dimiliki oleh
sektor individu/swasta. Sementara tujuan utama kegiatan produksi adalah menjual
untuk memperoleh laba.
Sistem perekonomian/tata ekonomi liberal kapitalis merupakan
sistem perekonomian yang memberikan kebebasan kepada setiap orang untuk
melaksanakan kegiatan perekonomian seperti memproduksi barang, menjual barang,
menyalurkan barang dan lain sebagainya.
Dalam perekonomian liberal kapitalis setiap warga dapat
mengatur nasibnya sendiri sesuai dengan kemampuannya. Semua orang bebas
bersaing dalam bisnis untuk memperoleh laba sebesar- besarnya dan bebas
melakukan kompetisi untuk memenangkan persaingan bebas.
Data PDB 2008-2014 Brazil
Grafik PDB 2008-2014 Brazil
Impor dan Ekspor Perdagangan Brazil
Cina (Tiongkok) menjadi tujuan utama Brasil Ekspor, menjelang
mitra dagang tradisional seperti Amerika Serikat, Argentina dan Belanda, yang
mewakili lebih dari 83% dari pembelian komoditas, khusus dalam kedelai dan
bijih besi. Kondisi neraca pembayaran mencatat kelebihan sebesar Dolar
363.000.000 pada Januari 2012. Transaksi berjalan menunjukkan defisit Dolar 7,1
miliar, mengumpulkan, dalam 12 bulan terakhir, defisit sebesar Dolar 54,1
miliar atau setara dengan 2,17% jangan Produk domestik bruto.
Brasil melonjak tahun lalu ke tempat kelima di antara tujuan
utama Investasi Asing Langsung, menurut Laporan Investasi Dunia 2011 dari
Konferensi Perserikatan Bangsa mengenai Perdagangan dan Pembangunan. Investasi
Asing Langsung di Brasil meningkat dari Dolar 25,9 miliar pada 2009 menjadi
Dolar 48400.000.000. Hanya Amerika Serikat (Dolar 228.200.000.000), Cina
(Tiongkok) (Dolar 105,7 miliar), Hong Kong (Dolar 68900.000.000) dan Belgia
(Dolar 61700.000.000) menerima investasi asing lebih banyak. Sebagian besar
Investasi Asing Langsung secara tradisional telah terkonsentrasi di negara
Selatan dan negara bagian (Rio de Janeiro, Rio Grande do Sul dan Sao Paulo).
Karena 90% dari Brasil itu Perdagangan Internasional melewati Pelabuhan-nya, berbagi Bangsa arus Perdagangan Internasional sangat tergantung pada efisiensi infrastruktur pelabuhan dan sistem logistik.
Brasil memiliki 8.500 kilometer garis pantai dinavigasi dan, di 2010 saja, pelabuhan yang baik ditangani senilai Dolar 300.200.000.000, hasil dari Dolar 167,9 miliar pada EKSPOR (dari Ekspor Total senilai Dolar 201.900.000.000) dan Dolar 132.300.000.000 di impor (dari total Dolar 181.700.000.000).
Karena 90% dari Brasil itu Perdagangan Internasional melewati Pelabuhan-nya, berbagi Bangsa arus Perdagangan Internasional sangat tergantung pada efisiensi infrastruktur pelabuhan dan sistem logistik.
Brasil memiliki 8.500 kilometer garis pantai dinavigasi dan, di 2010 saja, pelabuhan yang baik ditangani senilai Dolar 300.200.000.000, hasil dari Dolar 167,9 miliar pada EKSPOR (dari Ekspor Total senilai Dolar 201.900.000.000) dan Dolar 132.300.000.000 di impor (dari total Dolar 181.700.000.000).
Brasil - impor: 78,020 impor/dunia=0.76%. impor/GDP=
7.802.
Brasil - Ekspor: 115,100 Ekspor/dunia=1.12%.
(Ekspor+impor)/GDP= 12.32%.
Brasil - Ekspor: 115,100 Ekspor/dunia=1.12%.
(Ekspor+impor)/GDP= 12.32%.
Data Perdagangan Brazil
Grafik Neraca Perdagangan Brazil 2008-2014
Grafik Impor Perdagangan Brazil 2008-2014
Grafik Ekspor Perdagangan Brazil 2008-2014
Grafik Arus Modal Brazil 2008-2014
SISTEM PERDAGANGAN DI TIMUR TENGAH
1. IRAN
Ekonomi Iran adalah campuran Ekonomi Perencanaan Sentral dengan sumber minyak
dan perusahaan-perusahaan utamanya dimiliki pemerintahan, dan juga terdapat
beberapa perusahaan swasta. Pertumbuhan ekonomi Iran stabil semenjak dua abad
yang lalu.
Pada awal abad ke-21, persenan sektor jasa dalam pengeluaran negara kasarnya,
PNK, adalah yang tertinggi, diikuti dengan pertambangan dan pertanian. 45%
belanja negara adalah hasil pertambangan minyak dan gas alam, dan 31% dari
cukai. Pada 2004, PNK Iran diperkirakan sebanyak $163 miliar atau $2.440 per
kapita.
Rekan dagang Iran adalah Cina, Rusia, Jerman, Perancis, Italia, Jepang dan Korea
Selatan. Sementara itu, semenjak lewat 90-an, Iran mulai meningkatkan kerjasama
ekonomi dengan beberapa negara berkembang termasuk Suriah, India dan Afrika
Selatan.
Neraca Perdagangan - Iran
Gambar 5. Neraca Perdagangan Negara Iran tahun 2008 – 2014
Berikut Grafik Neraca Pembayaran Negara Iran tahun 1990 - 2000
WORLD BANK INDOCATORS – IRAN – BALANCE OF PAYMENTS
2. Israel
Israel dianggap sebagai salah satu negara termaju di Asia Barat Daya dalam hal
pembangunan ekonomi dan industri. Negara ini menduduki peringkat nomor 3 di
kawasan tersebut menurut Indeks Kemudahan Berbisnis Bank Dunia dan Laporan
Daya Saing Global Forum Ekonomi Dunia.
Pada tahun 2007, Israel memiliki produk domestik bruto ke-44
terbesar dan pendapatan per kapita ke-22 tertinggi (berdasarkan keseimbangan
kemampuan berbelanja) di dunia sebesar AS$232,7 miliar dan AS$33.299 secara
berurutan. Pada tahun 2007, Israel diundang untuk bergabung ke dalam Organisasi
untuk Kerjasama dan Pengembangan Ekonomi (OECD) yang bertujuan untuk
meningkatkan kerja sama antar negara-negara yang menjunjung prinsip-prinsip
demokrasi dan ekonomi pasar bebas.
Walaupun sumber daya alam Israel terbatas, pembangunan yang intensif pada
sektor agrikultur dan industri selama puluhan tahun menjadikan Israel dapat
berswasembada pangan secara garis besarnya, terkecuali pada serealia dan daging
sapi. Pada tahun 2006, impor Israel mencapai AS$47,8 miliar, yang terdiri dari bahan
bakar fosil, bahan-bahan mentah, dan peralatan militer. Komoditas ekspor
utama Israel meliputi buah-buahan, sayur-sayuran, obat-obatan, piranti
lunak, bahan-bahan kimia, teknologi militer, dan intan; pada tahun 2006,
ekspor Israel mencapai AS$42,86 miliar.
Israel menduduki peringkat pertama di dunia dalam hal konservasi air dan
penggunaan energi panas bumi. Israel juga mengembangkan
teknologi-teknologi piranti lunak, komunikasi, dan sains di Silicon Wadi. Sejak
tahun 1970-an, Israel telah menerima bantuan ekonomi dari Amerika Serikat, dan
pinjaman dari Amerika Serikat tersebut menduduki proporsi hutang luar negeri
Israel yang cukup besar. Pada tahun 2007, Amerika Serikat menyetujui
bantuan sebesar AS$30 miliar kepada Israel untuk sepuluh tahun ke depan.
Pariwisata, utamanya wisata religi, juga merupakan bidang industri Israel yang
penting. Permasalahan keamanan di Israel telah menghambat perkembangan industri
ini, namun belakangan jumlah turis mulai meningkat. Pada tahun 2008,
sekitar 3 juta turis berkunjung ke Israel.
Neraca Perdagangan - Israel
Gambar 6. Neraca Perdagangan Negara Israel tahun 2008 – 2014
Berikut Grafik Neraca Pembayaran Negara Israel tahun 2008 -
2012
WORLD BANK INDOCATORS – ISRAEL – BALANCE OF PAYMENTS
Uni Soviet
Uni Soviet menganut sistem politik satu partai yang dipegang
oleh Partai Komunis hingga 1990. Walaupun Uni Soviet sebenarnya adalah
suatu kesatuan politik dari beberapa republik Soviet dengan ibu kota
di Moskwa, nyatanya Uni Soviet menjelma menjadi negara yang pemerintahannya
sangat terpusat dan menerapkan sistem ekonomi terencana.
Republik Sosialis Soviet Ukraina
RSS Ukraina (Republik Sosialis Soviet Ukraina) adalah
nama bagi Ukraina saat masih merupakan bagian dari Uni Soviet. Ibukotanya
berada di Kiev. Jumlah penduduknya pada 1989 adalah 51.706.746 jiwa.
Didirikan pada 25 Desember 1917. Pada tahun 1916 wilayah ini
masih menjadi negara republik pada 1917 digabungkan ke Uni Soviet.
Kemerdekaannya diproklamasikan pada 24 Agustus 1991 dan negara tersebut
dinamakan ulang menjadi Republik Ukraina.
Neraca perdagangan
Transaksi berjalan
Republik Sosialis Soviet Armenia
Republik Sosialis Soviet Armenia (Armenia:Հայկական ՍովետականՍոցիալիստական Հանրապետություն, Haykakan Sovetakan
Sotsialistakan Hanrapetutyun) adalah satu dari beberapa republik di Uni Soviet.
Negara ini dibentuk ketika Partai Komunis Armenia memproklamirkan kontrol penuh
atas Armenia pada tahun 29 November 1920.
Neraca perdagangan
Transaksi berjalan
















